Sajak : Oh Gusti,
Oh, Gusti,
Udara terasa sejuk pagi ini,
Indah kurasa, yang kini sendiri,
Oh, Gusti,
Ada satu masalah dalam hati,
Sesuatu yang tak mungkin ku lupa, lagi,
Oh, Gusti,
Tak tau mengapa hati bisa begini,
Selalu merasa ia milikku, milikku sendiri,
Oh, Gusti,
Namun tak mungkin lagi hati ini,
Tak mungkin bisa memilikinya, lagi,
Oh, Gusti,
Lelaki yang kini ia miliki,
Tolong jaha dirinya, yang tak lagi sendiri
Oh, Gusti,
Jangan sekali-kali kau sakiti,
Hati malaikat kecilku ini,
Oh, Gusti
Seandainya kau tak mampu lagi,
Kembalikan hati itu untuk ku muliki, lagi
Oh, Gusti,
Sungguh rasa ini hanya dia yang milikki,
Tak ada ragu dalam hati,
Oh, Gusti
Tak mungkinkupungkiri rasa ini,
Mungkin itu yang membuatku memilih untuk sendiri,
Oh, Gusti,
Jangan kecewakan hati lelaki bejat ini,
Jangan sampai dia kau sakiti,
Oh, Gusti,
Selalu sayangi,
Dan jaga dia demi hati pria brengsek ini,
Oh, Gusti,
Kini kubiarkan hatinya pergi,
Namun ketika hati itu kembali, jangan harap bisa kaumiliki lagi,
Udara terasa sejuk pagi ini,
Indah kurasa, yang kini sendiri,
Oh, Gusti,
Ada satu masalah dalam hati,
Sesuatu yang tak mungkin ku lupa, lagi,
Oh, Gusti,
Tak tau mengapa hati bisa begini,
Selalu merasa ia milikku, milikku sendiri,
Oh, Gusti,
Namun tak mungkin lagi hati ini,
Tak mungkin bisa memilikinya, lagi,
Oh, Gusti,
Lelaki yang kini ia miliki,
Tolong jaha dirinya, yang tak lagi sendiri
Oh, Gusti,
Jangan sekali-kali kau sakiti,
Hati malaikat kecilku ini,
Oh, Gusti
Seandainya kau tak mampu lagi,
Kembalikan hati itu untuk ku muliki, lagi
Oh, Gusti,
Sungguh rasa ini hanya dia yang milikki,
Tak ada ragu dalam hati,
Oh, Gusti
Tak mungkinkupungkiri rasa ini,
Mungkin itu yang membuatku memilih untuk sendiri,
Oh, Gusti,
Jangan kecewakan hati lelaki bejat ini,
Jangan sampai dia kau sakiti,
Oh, Gusti,
Selalu sayangi,
Dan jaga dia demi hati pria brengsek ini,
Oh, Gusti,
Kini kubiarkan hatinya pergi,
Namun ketika hati itu kembali, jangan harap bisa kaumiliki lagi,
Komentar
Posting Komentar